Dugaan Oknum Polisi Keroyok Anak 14 Tahun Berujung Saling Lapor

Anggota Polri diduga melakukan pengeroyokan terhadap anak berusia 14 tahun. Diduga, oknum polisi itu bertugas di Mabes Polri. Kasus dugaan pengeroyokan ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jaktim.

Informasi mengenai kasus ini beredar di media sosial dan diunggah akun Twitter @llaemoan pada Kamis (23/12/2021). Salah satu foto yang diunggah jadi bukti pelaporan ke Polres Metro Jakarta Timur.

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/2006/XI/2021/SPKT/Res Jaktim/POLDA METRO JAYA. Pasal yang dilaporkan yakni soal dugaan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP.

Pada bukti laporan itu juga tertulis bahwa aksi pemukulan terjadi pada Kamis (11/11) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Berlian, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Minta tolong temen-temen di Twitter bantu diviralkan pemukulan anak-anak umur 14 tahun di belakang indomobil yang melakukan oknum polisi bernama Thamrin Pardede dan sudah Dilaporkan ke PMJ, tapi belum ada respon,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

 

Baca juga : Perahu Terbalik di Mandailing Natal, 2 Penumpang Tewas dan 1 Orang Hilang

 

Diceritakan, saat itu korban tengah bersama teman-temannya melihat sebuah mobil masuk ke jalan yang diportal. Mobil tersebut kemudian mundur dan menabrak gapura besi dan langsung pergi. Namun mobil putih itu kembali beberapa menit kemudian dan langsung mengeroyok korban menggunakan pentungan.

“Sehingga pelapor mengalami luka di bagian kepala, tangan kiri, lutut kiri kanan, dan punggung. Atas kejadian itu tersebut dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur,” demikian bunyi kronologis dalam laporan polisi itu.

Dalam cuitan itu juga diunggah tangkapan layar komunikasi antara oknum polisi dan orangtua korban.

“Menurut teman saya oknum polisi ini bertugas di Mabes Polri dan setelah dilaporkan ke polres diarahkan ke Propam PMJ. Sampai sekraang tidak ada kejelasan tindak lanjutnya,” lanjut cuitan @llaemoan.

Karena itu, pihak keluarga korban berencana akan meminta bantuan sejumlah pihak lain.

“Mereka berencana akan melaporkan ke KPAI, Mohon kepada Bapak Kopolri menindak tegas oknum yang merusak citra kepolisian,” tandasnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengaku sudah menerima laporan tersebut. Kata Erwin, laporan ini sedang didalami. Erwin menyebut bahwa kasus ini berujung pada aksi saling lapor antara kedua belah pihak.

 

Baca juga : Kebakaran Pasar Kroya Cilacap, 300 Kios Pedagang Terbakar

 

“Sedang kita proses karena saling lapor,” kata Erwin saat dikonfirmasi, Kamis (23/12).

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqafi mengungkapkan bahwa korban berusia 14 tahun itu dikeroyok oleh tiga orang. Dua di antaranya merupakan anggota polisi.

“Itu benar jadi saling lapor. Jadi polisi dua sama satu orang sipil dilaporkan itu,” ujarnya.

Ahsanul juga menyebut bahwa laporan ini masih didalami oleh pihaknya. Saat ini, penyidik masih menunggu keterangan dari terduga pelaku yang berasal dari kalangan sipil.

Nantinya, kata Ahsanul, setelah keterangan dianggap lengkap penyidik, maka akan dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini.

“Satu orang yang sipil itu belum datang, sudah kita panggil. Baru panggilan kedua tanggal 30 (Desember),” ucap Ahsanul.

Sejauh ini polisi belum memberikan keterangan detail terkait peristiwa pengeroyokan itu. Ahsanul beralasan dirinya belum menelaah terkait laporan balik dari oknum polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.