Ribut Batas Tanah, Pria di Kolaka Sultra Bacok Tetangga

Penganiayaan sadis terjadi di Desa Bende, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Suami istri inisial LB (72) dan S (66) dibacok tetangganya M (64) lantaran berselisih soal batas tanah. Akibat peristiwa tersebut, kedua korban mengalami sejumlah luka terbuka. Bahkan korban yang suami salah satu tangannya putus akibat sabetan senjata tajam. 

Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aipda Riswandi menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku datang di lokasi tanah miliknya yang terletak di belakang rumah korban. Kemudian, pelaku memindahkan patok yang terpasang di sekitar batas tanah.

“Sekitar pukul 07.00 WITA, pelaku M datang ke lokasi kejadian. Setelah memindahkan patok, pelaku masuk ke dalam rumah korban. Setelah korban keluar, kemudian mereka berselisih paham hingga adu mulut,” jelasnya.

Tidak lama berselang, pelaku memukul korban S menggunakan tangan hingga melayangkan sabetan senjata tajam ke arah bahu sebelah kiri korban.

 

Baca juga : Gempa Bumi Magnitudo 1,5 Guncang Dieng Siang Ini

 

Lanjutnya, pelaku lalu mengejar korban LB yang hendak melarikan diri. Namun, korban terjatuh sehingga pelaku memarangi korban LB pada bagian kepala.

“Penganiayaan ini dipicu karena adanya permasalahan batas tanah yang di mana pelaku merasa dirugikan karena batas tanah tersebut sudah dipindahkan oleh korban,” terangnya.

Kemudian, pelaku juga merasa kesal akibat akses jalan yang sering dilalui pelaku menuju lokasi tanahnya sudah menyempit akibat adanya pembangunan pondasi rumah.

“Sedangkan menurut pelaku, lokasi jalan tersebut sudah dihibahkan oleh korban kepadanya,” tuturnya.

Kasus penganiayaan berat ini sudah dalam penanganan Polres Kolaka untuk kepentingan penyelidikan. Petugas juga telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi serta meminta keterangan sejumlah saksi. Sementara kedua korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kabupaten Kolaka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.