Tega Perkosa Nenek-nenek, Dua Perampok di Banyuasin Sumsel Diamankan Polisi

Dua orang terduga pelaku perampok di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Awan (37) dan Yusril Ihza Mahendra (18) diduga memperkosa seorang nenek berinisial SM (59) dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

“Iya benar, ada seorang nenek-nenek usia hampir 60 tahunan melapor diperkosa dan dirampok oleh dua pria,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade, Kamis (20/1).

Menurut Ikang, peristiwa perampokan disertai pemerkosaan itu terjadi di kawasan Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Sumsel, Senin (3/1), sekitar pukul 01.00 WIB. Korban saat itu sendirian di rumah karena pasangan suami-istri pemilik rumah itu sedang berjualan.

“Saat kejadian, korban ini sedang sendiri di rumah. Pasangan suami-istri pemilik rumah sedang pergi berjualan di kawasan Sungai Lilin. Kedua pelaku kemudian datang bertamu sekitar pukul 01.00 WIB,” kata Ikang.

Ade menuturkan, korban yang sama sekali tidak curiga lalu membukakan pintu. Alhasil, keduanya masuk ke dalam rumah dan dengan mengancam menggunakan senjata tajam meminta kwitansi pembelian tanah beserta uang sebesar Rp 500 ribu kepada korban.

 

Baca juga : Pemuda di Jaksel Nekat Maling HP Ustadz Saat Pengajian

 

“Namun, karena korban hanya memiliki uang Rp 200 ribu, uang itu diambil pelaku, sedangkan surat kwitansinya dikembalikan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ade mengungkapkan, bahwa salah seorang pelaku, Awan, yang tidak percaya jika korban hanya memiliki uang Rp 200 ribu, kemudian memaksa mencari pada pakaian yang dikenakan korban dan setelah itu mematikan lampu.

“Saat lampu mati itulah, korban dibawa ke dalam kamar dan pelaku menyetubuhi korban secara paksa. Setelah selesai menyetubuhi korban, pelaku memanggil temannya yang dari tadi menonton untuk bergantian menyetubuhi korban, usainya kedua pelaku kabur,” jelas Ade.

Akibat dari pemerkosaan itulah, kata Ade, korban mengatakan jika dirinya mengalami sakit pada bagian organ intim. Hingga baru melapor ke polisi Keesokan harinya.

“Dari laporan itu, kita melakukan penyelidikan, mengumpulkan alat bukti. Kedua pelaku kita tangkap tanpa perlawanan. Saat ini sedang diperiksa lebih lanjut. Adapun barang bukti yang diamankan adalah sebilah senjata tajam jenis pisau berbentuk kujang milik pelaku serta pakaian yang digunakan korban saat kejadian,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.