Kurir Ekspedisi Dikeroyok di Kantor RW di Jakut, 3 Pelaku Ditangkap

Polres Jakarta Utara menangkap 3 dari 7 orang pelaku yang mengeroyok seorang kurir paket dan kawannya. Para pelaku ditangkap di Bangkalan, Madura. 

Kapolres Jakarta Utara Kombes Wibowo menjelaskan pengeroyokan terjadi pada Sabtu (8/1) sekitar pukul 13.00 WIB lalu. Mulanya, AA ditabrak dari belakang oleh 3 pelaku.

“Pelapor ditabrak dari belakang oleh tiga orang laki-laki yang sedang mendorong gerobak yang berisi kardus bekas, sehingga AA jatuh beserta motornya. AA refleks memukul salah satu dari ketiga orang tersebut,” kata Kombes Wibowo dalam keterangannya, Selasa (25/1).

Ketiga orang itu akhirnya mengajak AA berkelahi. Namun, ternyata dua orang membawa pisau sehingga AA meminta maaf dan sempat dibawa ke kantor RW 007 Tugu Selatan, Koja, untuk dimediasi.

“AA mengangkat kedua tangannya sambil berkata kepada mereka ‘saya minta maaf’. Kemudian AA mengajak berdamai, dilakukan perdamaian dan AA meminta maaf,” lanjutnya.

Namun, ketika di kantor RW 007, salah seorang pelaku kembali memukul AA. Di sana korban kembali dikeroyok para pelaku.

 

Baca juga : Gegara Main HP Tengah Malam, Istri di Aceh Dibunuh Suaminya

 

“Tiba-tiba TL (pelaku) memukul AA. Secara spontan korban atas nama EM memukul pelaku TL. Seketika para pelaku langsung mengeroyok dan menganiaya korban EM,” kata Kombes Wibowo.

Akibat kejadian ini, korban EM mengalami sejumlah luka di beberapa bagian, seperti pinggang, punggung. Korban mengalami luka berdarah akibat bacokan senjata tajam.

“Korban mengalami luka-luka sobek pada punggung belakang kanan, pada pinggang korban dan luka mengeluarkan darah,” terangnya.

Polres Metro Jakarta Utara berhasil identifikasi 7 pelaku pengeroyokan tersebut. Dari 7 pelaku, 3 pelaku berhasil diamankan.

“Pelaku AL, YD, HS ditangkap di Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada 15 Januari 2022,” ujarnya.

Adapun untuk 4 pelaku lainnya, kata dia, saat ini masih diburu dan sudah ditetapkan sebagai buronan. Atas kasus tersebut, para pelaku dijerat Pasal 351 dan/atau 170 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun dan 12 tahun kurungan penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.