Sadis, Bocah di Depok Dipukuli Habis-habisan oleh Pengamen Ondel-Ondel

Seorang pengamen ondel-ondel terekam kamera CCTV melakukan pemukulan kepada bocah di Beji, Depok. Video aksi penganiayaan itu viral dan disebut berlangsung pada Selasa (8/2) sore.

Dalam video yang beredar terlihat, pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Kejadian bermula ketika pengamen ondel-ondel itu melintas di kawasan pemukiman warga wilayah Beji, Depok pada Selasa, 8 Februari 2022.

Saat itu, bocah malang tersebut sedang duduk bersama sejumlah rekannya di sebuah posko. Entah apa penyebabnya, seorang pengamen ondel-ondel tiba-tiba mendatanginya.

Korban dan pelaku sempat terlibat dialog. Dan tak lama kemudian, pelaku yang mengenakan kaos merah ini langsung melayangkan bogem mentah tepat ke wajah korban.

Ironisnya lagi, seolak tak cukup hanya satu kali, pelaku yang diperkirakan masih remaja itu ternyata menghujani pukulan ke wajah korban secara bertubi-tubi hingga bocah nahas itu tersungkur ke lantai.

Seakan tak puas, pelaku kembali menganiaya korban yang tampak sedang meringis kesakitan. Beberapa anak yang ada di sekitar lokasi kejadian berusaha menghentikan aksi beringas pelaku, namun mereka tak berani berbuat apa-apa.

“Bang sudah bang, sudah bang,” teriak seorang bocah dalam video yang viral itu.

Kapolsek Beji Kompol Agus Khaeron membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku telah dibawa ke tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Depok.

 

Baca juga : Ganjar Pranowo Memohon Maaf Soal Insiden Wadas dan Minta Polisi Bebaskan Warga Wadas

 

“Jadi tadi malam itu pelakunya dibawa ke tim PPA Polres, tapi kelihatannya ada mediasi dan penyelesaian secara kekeluargaan, kelihatannya. Jadi bertanggung jawab,” kata Agus Khaeron, Rabu (9/2).

Menurut Agus, dari keterangan saksi, seorang pengamen ondel-ondel awalnya berdebat dengan bocah yang tengah berkumpul di lokasi. Ia tak menjelaskan apa penyebabnya, tapi pengamen ini langsung memberi pukulan dan tendangan.

Malam harinya, pelaku diamankan ke PPA Polres Depok lantaran pelaku dan korban sama-sama anak di bawah umur. Berdasarkan keterangan yang didapat Agus, keluarga kedua anak ini datang mendampingi.

“Diamankan baru tadi malam, karena yang bawa Babinsa nggak tahunya dibawa ke Polres. Karena mikirnya anak-anak langsung dibawa ke PPA, mungkin ya,” kata Agus.

Pelaku dan korban disebut sudah berdamai dan masalah diselesaikan secara kekeluargaan. Agus menyebut pelaku dan korban masih sama-sama duduk di bangku sekolah.

“Kelihatannya sama teman-teman PPA diselesaikan secara kekeluargaan dengan jaminan tidak mengulangi lagi dan dia mengganti biaya pengobatan dari korbannya. Orang tua datang semua tadi malam,” sambung Agus.

Mereka sepakat berdamai dengan syarat, pelaku tidak mengulangi perbuatannya dan mengganti biaya pengobatan korban.

“Alhamdulillah orang tua anak yg melakukan itu (pemukulan) juga berjanji memberikan edukasi biar tidak melakukan lagi,” tandas Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.