Kemenhub Cek Pesawat yang 2 Tahun Parkir Jika Nanti Dipakai untuk Mudik

Pengamat penerbangan dan transportasi Alvin Lie mengingatkan pemerintah untuk mengecek berkala transportasi, terutama transportasi udara. Karena selama pandemi COVID-19 melanda, sejumlah pesawat ada yang tidak beroperasi. Alvin mengatakan selama pandemi COVID-19 2 tahun, beberapa maskapai penerbangan ada yang memarkirkan armada pesawatnya sehingga berdampak pada pilot yang tidak terbang. Menurut Alvin, untuk mengaktifkan lagi pilot dan pesawat untuk beroperasi pada musim mudik, dibutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Selain itu, Alvin menilai tantangan utama ada pada moda transportasi darat. Sebab, menurutnya, memantau angkutan udara dan kereta dapat dilakukan karena bandara dan stasiun keretanya ada di tempat yang sama, tetapi armada bus berbeda. Sebab, armada bus bisa saja menaikturunkan penumpang di tengah jalan sehingga pengecekan syarat mudiknya kurang maksimal.

Ia berharap menjelang musim mudik nanti ada perbaikan dalam manajemen transportasi darat, misalnya sudah ada pengetatan di perusahaan bus, garasi bus, pemeriksaan sopir dan kernet yang telah divaksinasi. Serta ketersediaan tempat istirahat bagi sopir bus.

Ia memperkirakan pemudik akan melonjak drastis karena tahun lalu dan 2020 terdapat larangan mudik. Oleh sebab itu, ia meminta pemudik memperhatikan syarat sebelum mudik, salah satunya melakukan booster terlebih dulu baik pemudik atau keluarga yang dikunjungi.

Baca Juga: Pria di Mojokerto Bobol Rumah Mantan Bos Gegara Sakit Hati Dipecat

Alvin Lie juga menyarankan agar pemerintah mengubah pola komunikasinya mengenai syarat booster. Ia mengusulkan agar warga yang telah booster bisa mendapatkan mudik gratis dari perusahaan-perusahaan atau instansi. Dengan demikian, warga dinilai lebih tertarik untuk melakukan booster sebelum mudik. Sebab, jika warga terkesan ‘diperintah’ untuk mendapatkan booster, ‘perintah’ tersebut dinilai kurang efektif.


Leave a Reply

Your email address will not be published.