Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Akhirnya Bebas Usai Rehabilitasi Narkoba 8 Bulan

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akhirnya bebas usai putusan banding diterima  Pengadilan Tinggi Jakarta pada akhir Maret lalu. Putusan banding itu menganulir vonis 1 tahun penjara menjadi rehabilitasi selama 8 bulan. Mereka bebas setelah selesai menjalani rehabilitasi selama 8 bulan dari panti rehabilitasi.

Dilansir dari detikcom, Nia Ramadhani ditangkap di rumahnya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/7/2021) sore. Nia ditangkap setelah sopirnya lebih dulu ditangkap.

Nia dan sopirnya kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat. Malam harinya, Ardi Bakrie menyerahkan diri ke Polres Jakpus, setelah adanya pengakuan Nia Ramadhani bahwa dia sering menggunakan sabu bareng suaminya.

Ketiganya dites urine dan dinyatakan positif narkoba. Sehari kemudian, polisi mengumumkan bahwa ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pada Kamis (8/7/2021) malam, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, serta sopirnya dibawa polisi ke luar Polres Metro Jakpus. Ketiganya dibawa untuk pengembangan dan penggeledahan di rumah Nia di Pondok Indah, Jaksel.

Dalam persidangan, Nia Ramadhani mengaku menggunakan sabu lebih dari tiga kali. Nia Ramadhani mengaku memakai sabu sejak April hingga Juli 2021.

Nia menyebut dirinya memakai sabu sekitar 4 atau 5 kali. Nia Ramadhani mengaku, setiap kali merasa down, ia mengkonsumsi sabu. Dia merasa happy saat memakai sabu.

Baca juga : Adiba Khanza Buka Suara Terkait Isu Nikah Muda dengan Egy Maulana Vikri

Pada kasus penyalahgunaan narkoba ini, Nia dan Ardi divonis hukuman 1 tahun penjara. Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa. Padahal sebelumnya Nia dan Ardi dituntut 12 bulan rehabilitasi. Namun vonis yang dijatuhkan hakim lebih berat daripada tuntutan tersebut.

Hakim menganggap Nia dan Ardi bukan korban penyalahgunaan narkoba. Sebab, pasangan suami-istri ini dinilai mengkonsumsi sabu secara sadar.

Ada tiga terdakwa dalam kasus ini. Selain Nia dan Ardi, sopir Nia, Zen Vivanto, dijatuhi hukuman 1 tahun penjara.

Ketiganya dinyatakan melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Tak puas dengan putusan PN Jakpus ini, Ardi Bakrie langsung mengajukan permohonan banding. Pernyataan Ardi ini juga mewakili sikap Nia Ramadhani dan sopirnya, Zen Vivanto.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta kemudian mengabulkan banding Nia dan Ardi. Vonis 1 tahun penjara dianulir, Nia dan Ardi divonis menjalani rehabilitasi selama 8 bulan.

Baca juga : Rossa Siap Kembalikan Honor Tampil dari DNA Pro ke Polisi

Dilihat dari website sipp.pn-jakartapusat.go.id, putusan banding tersebut ditetapkan pada 29 Maret 2022 dengan nomor: 34/PID.SUS/2022/PT DKI.

Dalam amar putusannya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menerima permintaan banding dari penasihat hukum para terdakwa dan penuntut umum: mengubah putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 11 Januari 2011 Nomor 770/Pid.Sus/PN Jkt Pst sekedar mengenai amar putusan pada angka 2, sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut:

Setelah adanya putusan banding, Nia dan Ardi dinyatakan bebas. Keduanya bebas pada akhir Maret lalu.

Pengacara Nia-Ardi, Wa Ode Nur Zainab, mengatakan Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vitranto telah selesai menjalani rehabilitasi. Namun mereka baru bebas dari panti rehabilitasi sekitar akhir Maret 2022.

Wa Ode mengatakan Nia-Ardi-Zen sudah keluar dari panti rehabilitasi FAN Campus, Bogor. Mereka keluar usai putusan banding itu keluar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.