Wacana Work From Anywhere Untuk PNS, Apakah Efektif?

Belakangan ini wacana work from anywhere (WFA) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS ramai diperbincangkan di sosial media. Ada yang menyambutnya dengan optimis, ada juga yang meragukan apakah sistem ini akan efektif.

Pembahasan ini ramai diperbincangkan usai rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mulai menerapkan sistem WFH atau bekerja dari rumah secara permanen dan kini rencana itu sedang dalam proses kajian Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Jika rencana ini terlaksana, maka nantinya seluruh PNS yang berada di wilayah Jawa Barat tak lagi harus pergi ke kantor untuk bekerja dengan syarat dan ketentuan yang berlaku tentunya. 

Menanggapi wacana tersebut, Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BKN, Satya Pratama menjelaskan bahwa work from anywhere atau WFA artinya PNS tak lagi harus bekerja dari rumah tetapi pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja seperti di cafe hingga pantai selama masih terhubung dengan jaringan internet. 

Meski begitu Satya menegaskan bahwa wacana atau rencana WFA alias kerja dari mana saja ini masih dalam kajian lebih lanjut. 

Menurutnya, jika pun konsepnya WFA terlaksana, maka yang terpenting adalah kinerja dan target pekerjaan PNS harus tercapai. Selain itu, tentu saja kebijakan WFA ini tak bisa dinikmati oleh seluruh ASN dan PNS.

Baca juga : Ruhut Sitompul Bikin Cuitan Meme Anies Pakai Koteka Berujung Dipolisikan

Besar kemungkinan, kata dia, WFA tersebut bakal diterapkan bagi ASN yang memiliki tugas dan fungsi yang sifatnya administratif. Untuk bagi ASN yang tugas dan fungsinya di unit kerja yang bersinggungan langsung dengan publik dan membutuhkan kehadiran fisik, akan tetap bekerja seperti biasanya atau WFO untuk memastikan layanan publik terlaksana dengan baik.  

Sebenarnya ada baiknya Work From Anywhere (WFA) untuk ASN dan PNS diadakan. Positifnya akan meminimalisir kemacetan di jam-jam rawan seperti berangkat kerja dan juga pulang kerja. 

Namun, banyak juga yang harus dipersiapkan jika memang hal ini akan dilaksanakan. Pasalnya, dengan Work From Anywhere (WFA) produktivitas dan kinerja para ASN dan PNS ini ada kemungkinan tidak berjalan optimal karena kurangnya pengawasan. Dan bisa jadi pelayanan publik justru malah menurun.

Oleh sebab itu penegakan hukum dirasa sangat penting dan sanksi tegas perlu diterapkan. Dapat dikatakan apabila kajian yang dilakukan kurang detail dan mendalam, artinya pemerintah belum siap untuk menerapkan sistem kerja tersebut.

Selain itu, jika memang sistem kerja ini akan dijalankan, hal ini akan berpengaruh ke hal lainnya seperti ekonomi masyarakat. Karena dengan adanya Work From Anywhere (WFA), para pedagang yang berjualan di sekitaran perkantoran akan kehilangan sumber penghasilan mereka.

Jadi jika pun akan dijalankan harus dikaji lebih lanjut, mendalam dan detail. Jangan sampai membuat mudah diri tanpa memikirkan masyarakat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.